Cahaya adalah salah satu
bentuk energi yang dapat membantu
melihat benda diskitar kita, dan cahaya dapat "bersifat sebagai
gelombang atau bersifat sebagai materi"
Cahaya bersifat sebagai
gelombang adalah :
1.
dapat
mengalami Pemantulan ( Refleksi )
2.
dapat
mengalami Pembiasan ( Refraksi )
3.
dapat
mengalami Perpaduan ( Interferensi )
4.
dapat
mengalami Pelenturan ( Difraksi )
5.
dapat
mengalami Penyerapan sebagian arah getaran ( Polarusasi )
1.
Pemantulan
Cahaya
2.
Pembiasan
Cahaya
3.
Perpaduan
Cahaya
4.
Pelenturan
Cahaya
5.
Penyerapan
Cahaya
1.
Pemantulan
Cahaya
Cahaya memantul jika terhalang bidang pemantul
Macam-macam pemantulan cahaya:
a.
Pemantulan
Teratur
b.
Pemantulan
Tidak Teratur (Baur)
Hukum Pemantulan Cahaya
a.
Cahaya
datang, cahaya pantul, dan garis normal terletak pada satu bidang datar
b.
Sudut
datang sama dengan sudut pantul ( i = r )
Keterangan:
i = sudut cahaya dating
r = sudut cahaya pantul
2.
Pembiasan
Cahaya
Pembiasan cahaya adalah peristiwa pembelokan arah
rambat cahaya ketika melewati batas dua bidang dari medium yang berbeda
kerapatannya.
a.
Indeks
Bias Relatif
Indeks
Bias Relatif adalah perbandingan cepat rambat cahaya di medium pertama (v1)
dengan cepat rambat cahaya di medium kedua (v2)
a.
Indeks
Bias Mutlak
a. Medium
pertama:
c : v1 = n1
atau c : n1 = v1
b. Medium kedua:
c : v2 = n2
atau c : n2 = v2
dengan demikian (c : n1) : (c : n2) = v1 : v2 atau (v1 : v2) = (n2 : n1)
karena (v1 : v2)
= (sin i : sin r) maka (sin i : sin r) = (n2 : n1)
sehingga: n1 sin i = n2 sin r
Hukum Snellius
a. Cahaya
datang, cahaya bias dan garis normal terletak pada sebuah bidang datar
b. Perbandingan
sinus sudut datang dan sinus sudut bias untuk dua macam medium tertentu
merupakan bilangan tetap
c. Cahaya
datang dari medium kurang rapat menuju medium lebih rapat di biaskan mendekati
garis normal dan sebaliknya
Sudut Batas adalah sudut datang yang terbesar pada peralihan
cahaya dari medium yang indeks biasnya lebih besar ke medium yang indeks
biasnya lebih kecil
be Besarnya sudut batas dapat
ditulis dalam persamaan :
Sin ib = n2 : n1 = 1 : nr
v2 = cepat rambat cahaya di medium 2
n1 = indeks bias medium pertama
n2 = indeks bias medium kedua
c = cepat rambat cahaya di hampa
i = sudut datang
r = sudut bias
ib = sudut batas
Tidak ada komentar:
Posting Komentar